Eps 87. Sebatas Itu

897 Kata

“Apa lagi? Aku benci kamu. Mendingan kamu sekarang pergi dari sini! Aku nggak ingin ngeliat wajahmu.” Ashel mendorong d**a Fariz hingga tubuh lelaki itu berjalan mundur menuju pintu. “Iya, aku keluar. Tapi mesti pake baju dulu. Entar dikira orang kita barusan ngapa-ngapain lagi di sini.” Fariz menatap separuh badannya yang telanjang. Ashel mendengus dan melipat kedua tangan di d**a. “Lima belas detik. Pake bajumu dan cepat pergi!” Fariz diam dan mengerutkan dahi mendengar ancaman itu. Ashel kembali meraih botol air mineral dan mengarahkannya ke hidung Fariz, membuat Fariz memundurkan wajahnya. “Empat belas detik.” Ashel mulai menghitung mundur. Fariz berlari mengambil kemejanya dan buru-buru mengenakannya. Ancaman Ashel tidak main-main. Botol berisi air yang masih beris

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN