52. Dimanja Ibu Mertua

1601 Kata

Siang ini Bu Raras mengajakku untuk lulur pengantin. Aku dijemput di rumah, lalu diajak ke salon langganan. Beliau pesan paket lulur pengantin untukku dan paket lain untuk diri sendiri. Aku tak kuasa menolak, jadi iya-iya saja. Tidak mungkin juga menolak niat baik calon ibu mertua. Jika bukan karena perhatian, tidak mungkin beliau sampai rela turun tangan langsung. Bu Raras ini perhatiannya sungguh luar biasa. Aku sampai sungkan sendiri. Rasa-rasanya, aku belum pernah bertemu orang sebaik ini selain ibuku sendiri. Aku jadi ingat kalimat Mbak Lisya saat lamaran. Dia bilang, Bu Raras langsung acc soal aku, tetapi Vira tidak. Kira-kira, apa pertimbangan beliau? Sampai detik ini, aku masih agak heran. Pasalnya, aku merasa tak sebaik itu sampai-sampai langsung dapat acc tanpa banyak drama.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN