85. Dasar Gala!

3015 Kata

“Iya, Ma. Aku emang suka kamu. Masa kamu enggak sadar, sih? Kalau enggak suka, enggak mungkin kamu kunikahin.” Harusnya itu jawaban yang bagus dan kusukai, atau bahkan membuatku berdebar. Tapi ternyata, tidak. Jawaban itu tak lantas membuatku puas. Mungkin karena jawaban yang aku inginkan jauh lebih dari itu. Namun, ya sudahlah. Aku saja yang terlalu berekspektasi tinggi. Sejak awal toh sebenarnya aku tak buta kalau minimal sekali, rasa suka Mas Gala untukku pasti ada. Hanya suka seperti apa yang dia punya, sebesar apa pula, itu yang belum bisa kupastikan sampai sekarang. Dan aku tidak tahu akan sampai kapan! Malam ini, Mas Gala mengajakku fancy dinner di resto yang ada di salah satu hotel ternama di Jakarta. Lokasinya ada di lantai tiga puluh lima. Jadi, sekalian kami melihat pemadan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN