Regan mengamuk. Hanya dalam sekali gerak, meja kerjanya jungkir balik, gelas pecah, berkas-berkas penting berhamburan ke mana-mana. Ruang kerja yang tadinya rapi, sekarang porak poranda. Seperti kilat baru saja mendarat di sana. Tidak main-main emosi bosnya meledak-ledak. Hans sampai gemetar ketakutan, tubuhnya kaku, wajahnya pucat. Bagaimana tidak? Hans baru saja mengungkap fakta yang sukses membuat darah Regan mendidih. Kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa orang tua dan kakak kekasihnya, ternyata melibatkan orang tua Lula dan Galih juga. Dan yang lebih membakar emosinya, adalah fakta terkait ayah Lula yang katanya mati saat menyelamatkan Galih, tapi nyatanya, pria tua itu masih hidup. Skenario apa yang Tuhan rancang sampai ketiga orang itu terlibat dalam adegan seperti ini? En