Bab 76

1185 Kata

Kalian. Bukan kamu. Tapi kalian. Dan anehnya kata itu justru membuat Aluna semakin tidak nyaman. Beberapa menit berikutnya terasa seperti hukuman. Nada berdiri di dekat meja mereka. Mengobrol seperlunya. Memperkenalkan beberapa koleganya. Dan menanyakan kabar. Semua terlihat normal dan sopan. Namun suasana yang tadi mulai terbuka langsung tertutup kembali. Bahkan lebih rapat dari sebelumnya. Karena Aluna bisa melihat sesuatu yang tidak diketahui Kaiden. Mata Nada. Wanita itu sedang mengamati mereka. Mengamati setiap reaksi mereka. Dan itu membuat Aluna tidak nyaman. "Aku nggak ganggu kan?" tanya Nada akhirnya. "Nggak." jawab Kaiden singkat. Nada tersenyum, namun senyum itu tidak benar-benar sampai ke matanya. "Kalau gitu aku balik dulu. Selamat malam." "Malam." Kaiden

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN