The Wo(Man) - 122

1373 Kata

“Kamu nggak lama kan, nunggunya?” Darrel segera menghampiri Ayu yang sudah menunggu di gerbang Dufan. Ayu tersenyum pelan. “Nggak kok. Aku juga baru nyampe di sini.” Darrel tersenyum tipis. Dia tampak malu-malu dan gugup. Kedua pasangan kekasih itu memang sepakat untuk berlibur bersama di wahana Dufan. Selain itu mereka juga sengaja berangkat secara terpisah untuk menghindari ledekan dari warga sekitar (Abian, Tovani, Edwin dan Raymon) yang memang ingin melihat mereka berdua. “Gimana kata anak-anak yang lain?” tanya Ayu. Darrel mengembuskan napas panjang. “Abian dan Tovani bahkan setia menunggu di depan rumah. Mereka mengira kalau kita akan berangkat bareng.” Ayu tergelak. “Syukurlah aku berangkat duluan.” “Hmmm … iya.” Darrel tersenyum bahagia. Ayu pun juga tersenyum malu. Hari ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN