The Wo(Man) - 121

2054 Kata

“Jadi kalian akhirnya jadian berkat insiden kebab?” Abian menatap tak percaya. Darrel mengangguk malu. “Iya. Aku juga awalnya kaget dan nggak percaya. Ayu tiba-tiba saja datang dan mengamuk.” Tovani terkikik. “Wah … keberuntungan jenis apakah itu?” “Lo harus terima kasih sama Abian,” tukas Edwin. “Kenapa?” tanya Darrel. “Karena kalau bukan berkat omongan bibir lemes dia, mungkin Ayu nggak akan mampir ke sana,” jawab Raymon. Darrel tertawa pelan, lalu menepuk pundak Abian. “Thanks, ya.” Lubang hidung Abian kini mengambang dan mengempis karena tersanjung. Malam ini Darrel bahkan juga membawakan berbagai aneka makanan lezat untuk teman-temannya. Meja di ruang tamu itu sudah dipenuhi oleh berbagai jajanan seperti martabak Bandung, roti cane, bakso bakar, minuman kaleng dan juga kebab y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN