Hari ini kelima sekawan yang masih dilamun patah hati hanya menghabiskan waktu di kamar homestay tanpa berbuat apa-apa. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 12.00 siang, tapi mereka semua masih enggan untuk bergerak. Sosok Darrel tampak termangu sambil menatap keluar jendela kaca. Di luar sana gerimis turun perlahan disertai desir angin yang cukup kencang. Pepohonan terlihat bergoyang, tapi hatinya masih jauh lebih terguncang lagi. Sementara itu di pojokan kamar sosok Raymon tampak menatap nanar sambil terus memainkan pematik di jarinya. Lelaki itu tidak mengenakan pakaian dan menampilkan tubuhnya yang sexy dan juga dipenuhi oleh berbagai motif tato. Kedua matanya terlihat kuyu karena tidak bisa tidur semalaman. Raymon bahkan tidak bisa memjamkan matanya sama sekali. Karena setiap kali kel

