The Wo(Man) - 105

1381 Kata

Asti masih menangis sesegukan sambil memegang pipinya yang terasa sakit setelah ditampar oleh Anto dengan serta merta. Lelaki itu memang sangat biadap dan sudah terbiasa bersikap ringan tangan terhadap para istrinya. Della sang kakak pun menatap adiknya itu dengan perasaan yang berkecamuk. Sedih dan amarah kini berbaut menjadi satu dan membuat kepalanya terasa berdenyut. "Apa benar kamu yang melakukan itu?" tanya Della. Asti yang duduk di tepi ranjangnya itu tidak menjawab dan masih saja menangis terisak. Della menatap gusar. Dia lalu melangkah bolak balik di depan Asti dengan gelisah dan kembali menatap adiknya itu. "Sebenarnya apa yang kamu pikirkan, ha? Bukankah kamu sudah berjanji untuk tidak bersikap gegabah?" nada suara Della terdengar sedikit meninggi. Asti tetap membisu. Pipi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN