"Ngapain lirik-lirik gue terus?” Livya sadar akan Ray yang sedang menyetir, akan tetapi lelaki itu sering mencuri pandang ke arahnya. “Aku, Vy… bukan gue,” balas Ray mengoreksi. Livya menyengir. Sudah 3 bulan menjalin hubungan dengan Ray, namun perempuan itu masih saja suka menyebut lo-gue jika berbicara. Berbeda dengan Ray yang sejak awal berpacaran dengan Livya, dia sudah mengganti mengganti panggilannya menjadi aku-kamu. Satu tangan Ray terulur mengusap rambut perempuan itu. “Kenapa emangnya? Nggak ada salahnya aku lirik-lirik pacar sendiri. Kecuali kalau lelaki lain yang lirik kamu, itu baru salah.” “Nggak salah juga,” potong Livya cepat. “Mereka punya mata, nggak ada hak kita yang ngatur.” “Tapi aku nggak suka ada lelaki lain yang natap kamu kayak gimana aku memandang kamu. Ng