“Kita harus bicara …!” bisik Andra tepat di telinga Caca. Tidak mungkin pria itu berkata dengan menggunakan suara seperti biasanya karena di sana masih ada Kai. Meskipun ia baru mengetahui jika dirinya sudah menjadi seorang ayah, Andra tetap harus menjaga ucapannya terlebih di hadapan Kai. Sebagai orang tua, tentu dirinya tidak ingin membawa pengaruh buruk terhadap darah dagingnya sendiri. Bahkan, pria itu berkata sambil menatap tajam ke arah Caca. Saat ini ia butuh penjelasan dari mantan istrinya mengenai Kai. Bagaimana bisa semua orang sudah mengenal Kai, sedangkan dirinya sendiri seperti asing, menurutnya. Melihat ada kecanggungan di antara Andra dan Caca membuat Dayu langsung bergerak. Perempuan paruh baya itu ingin mengambil Kai dan mengajak cucunya itu pergi dari ruangan terseb

