Scars 37 Jangan Salahkan Gravitasi

2010 Kata

Seorang gadis berpakaian putih abu-abu tampak sedang bersiap di pagi hari sebelum berangkat sekolah. Saat ini dia sedang sibuk menyiapkan sarapan. Bekal untuknya sudah dia siapkan, hanya saja rutinitas sebelum berangkat sekolahnya adalah menyiapkan sarapan untuk sang papa tercinta. “Pa…. Fanny masuk ya….” Kata Fanny, setelah mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban dari pemilik kamar. Mungkin papanya masih tidur, entahlah. Hari masih pagi, jam 06.00. Dia harus bergegas karena minggu depan persiapan UNBK. Dia tidak mau terlambat sekolah. Dilihatnya sang papa ternyata sudah berdiri mematung di depan jendela besar di kamarnya. “Pa… “ Fanny menyentuh lengan Tarendra, yang jadi sedikit gemuk. Rambutnya mulai memutih. Kerut di sudut matanya juga sudah terlihat. Tarendra sudah berumur empat puluh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN