"Assalamualaikum... " "Waalaikumusalam..., eeh Adhia, tumben ke sini, sama siapa?" Tyas memeluk perempuan imut yang mengucap salam di rumahnya. "Gimana kabarmu sayang?" "Alhamdulilah baik kak, aku datang sama Bunda Mia." "Monggo silakan masuk, duduk yuk, ada Fanny loh. Waah dia pasti senang ketemu kamu, katanya dia kangen sekali padamu. Kakak panggilkan ya." Saat hendak beranjak memanggil Fanny, Tyas terhenti langkahnya karena Adhia melarang. Suaranya terdengar serius dan wajah cantiknya tampak tegang. "Nanti saja kak, aku ke sini karena ada sesuatu hal penting yang mau aku sampaikan ke kakak." "Apa itu? Kenapa kamu tampak serius begini? Ada hal penting apa?" Adhia menarik nafas panjang sebelum mulai bercerita pada mantan kakak iparnya. Terlihar berusaha tegar walau harus beberapa ka

