Dengan gerakan pelan Dea berdiri, dan.. Brak Lucky langsung menendang meja yang ada di depan Dea, hingga membuat Dea terkejut. Yah, orang yang datang dan membuat kegaduhan itu adalah Lucky. Dea langsung mendekati Lucky, karena Dea melihat suasana di resto itu mulai seperti di gua hantu, sangat mengerikan. "Tenang dulu, biar gak salah paham." Kata Dea dengan nada lembutnya, dan Lucky langsung menoleh pada Dea yang sedang memeluk lengan nya dengan mata yang terlihat sangat merah menahan amarah. "Dea, kamu kenal dia?" tanya Arbi sambil menunjuk wajah Lucky. Dea langsung membalas tatapan Arbi, dan menganggukkan kepalanya pelan. "Iya. Aku kenal," jawab Dea yang membuat Arbi langsung tertawa hambar, dan memukul udara dengan kasar. "Kenapa dunia ini sangat sempit sekali. Kenapa harus di

