"Tunggu perceraian kita selesai, baru setelah itu kau bisa menikahi Elin." Bisik Dea tepat di telinga lucky sebelum Dea melanjutkan langkahnya pergi. Lucky memandang kepergian Dea tanpa ada niatan untuk mengejar Dea, padahal tadinya Dea sempat berharap Lucky akan mengejar dirinya seperti biasanya, akan membujuk dirinya, dan mencoba untuk minta maaf pada dirinya, tapi sayang Lucky tidak mengejar dirinya dan itu sangat membuat hati dia semakin terluka dan merasa yakin kalau Lucky memang lebih memilih orang yang ada di masa lalunya dibandingkan dirinya yang sudah jelas-jelas statusnya sebagai istri Lucky. Dea memutuskan untuk langsung pulang ke rumah saja, karena dia juga tidak mungkin melanjutkan pekerjaannya, itu hanya sia-sia saja, ia tidak akan bisa bekerja sekalipun ia kembali ke kanto

