Part 5

637 Kata
"Aku adalah... "Sudahlah. Tidak penting Siapa kamu. Simpan uang itu baik-baik untuk jajanmu, Adik Kecil. Aku sudah punya tunangan. Sampai jumpa. "Ujar Dea yang merasa tidak peduli siapa Lucky sebenarnya, lalu Dea langsung keluar dari hotel itu setelah memberitahu soal statusnya yang sudah punya tunangan, dan memberikan kecupan terakhirnya, membuat Lucky langsung tersenyum misterius. "Aku tidak akan Melepaskanmu Ayu Dea Irawan! Kau tidak bisa lari dariku! "gumam Lucky sambil menatap uang yang diberikan oleh Dea tadi. Sesampainya di rumah, kakek Irawan marah karena Dea pulang sendirian, dan bertanya menginap dimana semalam. Karena Dea merasa tidak perlu lagi memperlihatkan sikap lemah lembutnya, akhirnya dengan tegas Dea mengatakan kalau ia di tinggal oleh Sony, membuat Sony yang sejak tadi duduk dengan nyaman, langsung berdiri karena terkejut mendengar jawaban Dea. "Dea, apa maksud kamu? "tanya Sony terkejut "Bukankah kamu semalam bilang jemput setelah... "Ahhh, iya. Aku lupa Kakek, semalem aku menyuruh Dea untuk menjemput aku setelah mengantar Maura ke rumah sakit. Tubuh dia sangat lemah setelah aku mengakhiri hubungan dengan dia. "Kata Sony yang langsung mendapat tatapan penuh selidik dari kakek Irawan. Dea hanya tersenyum hambar, lalu melangkah melewati tubuh kakek Irawan untuk menaiki anak tangga. "Dea, apa maksud kamu jadi berubah seperti ini? "Tanya Sony saat mereka ada di restoran untuk makan siang. Sony sengaja mengajak Dea makan siang karena ingin bicara serius. Yah, Dea memang 99℅ berubah. Dea jauh lebih berani, lebih tegas, dan terlihat sangat elegan tanpa menunjukkan lagi ras sukanya pada Sony, hingga Dea tidak terlihat lemah, bahkn sudah tidak ada air mata lagi saat melihat Sony bermesraan dengan Maura. Mungkin, hati Dea sudah tertutup rapat agar tidak mencintai Sony sejak semalam ia menyerahkan dirinya sepenuhnya pada pria yang tidak Dea kenal. "Inilah aku yang sebenarnya, Sony. Tidak ada yang berubah dengan diriku, "kata Dea datar "Dea, aku hanya butuh pengertian kamu. Oke, aku penuhi untuk pernikahan kita kedepannya. Tapi tolong, jangan merusak hubungan aku dengan Maura, biarkan hubungan ku dengan Maura baik-baik saja. Dia terlalu lemah, tidak memiliki fisik ataupun mental yang kuat sepertimu. Selain karena itu, aku juga mencintai dia, aku tidak berpisah dari dia. Kalau kamu mau bekerjasama, aku akan menyiapkan pernikahan yang mewah buat kamu, dan menjadi nyonya Sony setelah 5 bulan ini. "Ujar Sony panjang lebar, terasa menyakitkan di hati Dea, tapi bibir Dea melengkung membentuk sebuah senyuman. "Memohon seperti itu hanya demi seorang Maura, sungguh cinta yang luar biasa. "Kata Dea seraya bertepuk tangan, mengagumi kebesaran cinta Sony pada Maura, tidak seperti dirinya yang merasa memiliki nasib yang tidak beruntung karena hanya mencintai sendirian. "Dea, aku hanya... "Tenang saja, aku penuhi permohonan kamu itu, asal kamu... "Sony! "Maura berteriak memanggil Sony hingga membuat kalimat Sony terpaksa terhenti. "Maura, kamu ngapain kesini? "tanya Sony "Aku cuma tidak mau kamu kenapa-napa, soalnya aku tadi tidak sengaja melihat wajah permohonan kamu pada Dea. Dea, aku tidak keberatan atas pernikahan kamu dengan Sony, asal kamu tidak membuat Sony sedih, "ujar Maura yang membuat Dea langsung memutar bola matanya malas. "Maura, sudahlah. Dea sudah memahami hubungan kita kok. "Ujar Sony seraya menarik tangan Maura untuk menjauh dari Dea, namun Maura melepaskan tangan Sony, dan kembali mendekati Dea. "Dea, jujur saja, sebenarnya usiaku sudah tidak lama lagi, sejak beberapa bulan yang lalu, aku di rawat di rumah sakit, dan, Sony sengaja menemaniku di sisa hidupku. Jadi anggap saja aku pinjam Sony sebentar, setelah itu, aku kembalikan padamu. "Ujar Maura dengan nada pelannya, dan menunjukkan wajah sedihnya, mencoba untuk memegang tangan Dea, namun dengan cepat Dea menepisnya. "Dea, aku sengaja pura-pura sakit karena aku ingin merebut apa yang kamu miliki. Kekayaanmu, dan juga tunangan mu. Makanya aku tetap mempertahankan hubungan ku dengan Sony, agar aku bisa memiliki apa yang menjadi milikmu, termasuk kekayaanmu dengan cara menggoda kakekmu. Jadi jangan terkejut jika kakekmu jatuh ke pelukan ku. "Bisik Maura tepat di telinga Dea, membuat Dea benar-benar sangat terkejut.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN