Setelah bertemu dengan Erna, Lidia menuju ke ruangan kerja suaminya. Ketika melangkah masuk ke dalam ternyata Adnan sudah lebih dahulu berada di sana. "Kamu asyik ya kalau lagi ngobrol?" Tanya pria tersebut sambil menandatangani berkas di atas meja. "Iya mas, aku kira kamu tadi lama meetingnya." Sahutnya sambil menutup pintu di belakang punggungnya. Lidia melangkah menuju ke sofa, untuk merebahkan tubuhnya dia cukup lama duduk menemani Erna barusan. "Kamu lelah?" Tanya Adnan dengan wajah sedikit cemas. Pria itu sangat menyayangi Lidia, tak mau terjadi hal buruk lagi padanya. "Nggak apa-apa. Aku cuma ingin rebahan sebentar." Adnan membiarkan Lidia rebah di sofa, dia tak ingin mengganggunya. Sementara masih banyak berkas yang membutuhkan tanda tangan darinya. Tanpa sadar Lidia te

