Ch-121

1350 Kata

Di sisi lain.. Deden dan kawan-kawan baru pulang dari tempat bekerja mereka masing-masing. Deden yang lebih dahulu masuk ke dalam rumah terkejut karena tidak mendapati Alan berada di rumah. "Kemana tuh bocah? Tumbenan jam segini belum pulang?" Tanya pria tersebut pada Andi yang berada di belakang punggungnya. Andi tak menjawabnya, pria itu menjatuhkan tubuhnya di atas karpet tanpa menjawab pertanyaan Deden. "Lu juga kagak tahu di mana tu anak?" Beralih ke Arliand. "Kagak tahulah, lu pikir gue baby siter-nya apa?" Arliand meletakkan tasnya, lalu masuk ke dalam kamar mandi. Deden mengambil botol air mineral, menghenyakkan tubuhnya di kursi. Pria itu termenung seorang diri, dia merasa khawatir pada Alan yang tak kunjung pulang ke kosan. Apalagi beberapa hari ini Alan terlihat cemas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN