Leno tetap berdiri memunggunginya dengan bertumpu pada ambang jendela. Siska mendekat memeluknya dari belakang. "Aku cinta kamu, aku tahu aku salah. Aku selalu tidak bisa rela melihat Lidia bahagia." Leno menatap keluar jendela kamar, mendung pekat tanpa kerlip bintang terbentang luas di ujung ia melayangkan pandangan matanya. Siska masih memeluk erat pinggangnya. "Harapanku cuma satu, aku tidak lagi mengejar Lidia Natalia. Aku sudah lepasin dia, sejak aku bilang kalau aku mencintaimu. Aku sudah mengambil keputusan untuk melabuhkan hatiku padamu." Ujar pria itu padanya. Siska terdiam karena dia sudah tahu kalau Leno mengambil keputusan tersebut. "Sudah ayo tidur." Ajak Siska karena Leno berkeras berdiri di ambang jendela. "Sudah pagi." Leno menatap garis merah pada mendung, mulai

