Ch-117

1322 Kata

Lidia dan Adnan sudah berada di rumah. Sore itu mereka berdua duduk di sofa ruang tengah. Lidia Natalia menyandarkan kepalanya pada d**a Adnan. "Kamu besok ikut aku ke hotel ya?" Pintanya pada Lidia. "Iya, Lidia mau." Mengangguk kecil sambil tersenyum manis. Adnan mengecup keningnya, pria itu segera membawa tubuh Lidia naik ke lantai atas. "Mas, Lidia mau dibawa kemana?" Tanyanya sambil tersenyum manis sekali. Membuat Adnan gemas, lalu melumat bibirnya. Lidia berpegangan erat pada belakang tengkuknya. "Ke kamar." Bisik pria itu padanya. Sudah lama, sejak Lidia dirawat di rumah sakit Adnan belum menyentuhnya sama sekali. Direbahkannya perlahan tubuh Lidia Natalia, lalu menarik tali gaun wanita itu di kedua atas bahunya. Gaun tipis tersebut meluncur jatuh begitu saja di lantai. Dil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN