Ch-70

2102 Kata

"Kemana motor elu Den?" Tanya Arliand pada pria tersebut. "Di bengkel, mogok." Sahutnya seraya turun dari atas boncengan Alan. Lalu masuk ke dalam rumah. "Memangnya ada bengkel buka jam segini?" Tanya Andi pada Alan. "Ada noh, di pojokan perempatan jalan besar." Ujarnya pada sahabatnya tersebut. Dia juga ikut masuk ke dalam rumah karena sudah larut malam. Keempat pria muda itu berbaring rebah di karpet. Bersiap tidur. "Duak! Buk!" Terdengar suara aneh seperti benda jatuh di luar kosan. Andi masih belum tidur, dia membangunkan Deden. "Den? Ada suara benda jatuh." Serunya pada temannya. Deden ngantuk sekali, pria itu tidak mau membuka matanya. Dia malah beralih ke samping kanan menghadap Alan. "Kok gue merinding!" Seru Andi buru-buru menutup matanya. Tapi lagi-lagi dia mendengar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN