Rumah besar nan mewah itu kini tak lebih dari sekedar museum yang menyimpan kenangan tentang kebahagiaan yang telah kadaluwarsa dan usang. Langit-langitnya yang tinggi seolah terus memantulkan kebisuan yang dibangun oleh para penghuninya. Pernikahan Nona Lucy dan Nicko kini berada di ujung tanduk, tergantung pada seutas benang tipis yang setiap detiknya kian rapuh. Tak ada lagi pertengkaran hebat dengan suara teriakan, yang ada hanyalah kedinginan yang sangat menggigilkan. Mereka tidak pernah lagi bicara serius soal masa depan. Melanjutkan hubungan pernikahan bagi keduanya terasa mustahil dan menyakitkan. Namun, untuk menyudahinya, ada bagian dari hati mereka yang masih tertinggal di masa lalu, sebuah sisa-sisa cinta yang belum rela jika harus dikubur sepenuhnya. Jadilah mereka hidup dal

