Bab 126

1605 Kata

Alinka berjalan memasuki halaman rumah keluarga Tamara dengan senyum lebar. Saat ini tangannya tengah menggenggam buket bunga mawar pemberian Nayaka yang tampak sangat indah. Selain itu, bunga tersebut juga harum. Alinka masih belum dapat mempercayai apa yang sudah Nayaka berikan kepadanya. Nayaka mengubah ballroom hotel milik keluarganya yang cukup luas itu menjadi kebun bunga yang sangat cantik. Selain itu, Nayaka juga tadi sempat mengajak Alinka untuk dinner di hotel yang sama dengan hiasan lilin di mana-mana, yang membuat suasana menjadi sangat romantis. Alinka merasa beruntung dicintai oleh orang seperti Nayaka. Pria itu, rela melakukan apa pun untuk orang yang disayanginya. Alinka melihat sosok Mario tengah duduk di kursi yang berada di teras. Tampaknya kebiasaan Mario untuk menu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN