Alinka berhenti melangkah ketika mengetahui bahwa Nayaka membawanya ke hotel mewah milik keluarganya. Ditatapnya Nayaka dengan membelalak kaget. “Kenapa bawa saya ke hotel?” tanya Alinka panik. Nayaka tersenyum geli melihat ekspresi Alinka yang tampak lucu. “Di hotel tuh, bukan hanya ada kamar aja, Alinka,” kata Nayaka enteng. “Ayo,” ajaknya seraya mengulurkan tangan ke arah Alinka. Dengan pasrah Alinka menerima uluran tangan Nayaka. Kemudian, dengan tangan berada di genggaman Nayaka, Alinka berjalan bersama Nayaka memasuki hotel itu. Alinka pikir, Nayaka akan membawanya ke restoran mewah entah di mana. Tahunya malah ke sini. Apa Nayaka hendak mengajak Alinka untuk kembali melihat bintang seperti waktu dulu? Karena bagaimanapun juga, kenangan tersebut cukup menyenangkan. Tadi siang s

