Bab 124

1119 Kata

Nayaka menjemput Alinka di kampusnya. Senyum kecil bertengger di bibir Nayaka ketika melihat Alinka memasuki mobilnya. Beda dengan Alinka, perempuan itu kini sudah mengomel sendiri sambil melirik sebal ke arah Nayaka. "Ada apa?" tanya Nayaka dengan bingung melihat Alinka tampak sebal. "Ada apa... ada apa! Anda tuh, ya. Ih nyebelin," gerutu Alinka. "Bisa-bisanya ngajakin ketemu mama Anda di saat kayak gini. Kita kan baru aja viral! Anda sih, enak, nggak akan kena omel. Lha saya? Kalau saya diomelin atau dimarahi gimana? Saya harus gimana di depan mama Anda setelah wajah saya viral kemarin? Saya kan malu." “Mama saya nggak akan marahin kamu, Alinka. Mama kan hanya pengen ketemu aja.” “Yakin?” tanya Alinka jutek. “Soalnya kan saya kemarin viral banget dengan narasi kalau saya itu seoran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN