Bab 123

1332 Kata

Nayaka mendengus sebal mengingat Alinka yang menolak ajakan pacaran darinya. Padahal Nayaka kan sudah dengan sangat berani mengungkapkan perasaannya kepada Alinka. Tapi, bisa-bisanya Alinka menolaknya begitu saja tanpa perlu berpikir. Namun, giliran Mario, Alinka bilang masih mempertimbangkannya. Memangnya, Alinka benar-benar sudah jatuh cinta kepada Mario? Tidak. Alinka tidak boleh jatuh cinta kepada Mario. Pintu ruangan Nayaka terbuka. Sosok Farhan muncul dari balik pintu seraya membawa beberapa map di tangannya. "Permisi, Pak," kata Farhan yang saat ini sudah berada di depan meja Nayaka. "Ini ada beberapa dokumen yang perlu bapak tinjau. Ada juga proposal mengenai—" "Farhan," potong Nayaka seraya memajukan badannya ke depan. "Iya, Pak?" "Menurutmu, apa Alinka benar-benar tidak memp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN