SEBELUM BERPISAH - Dari Hati ke Hati Hendy meletakkan cangkirnya dan bangkit melangkah ke depan. Di teras, berdiri Herlina dengan wajah sembab. Matanya merah dan bengkak seperti habis menangis semalaman. "Her, ada apa ke sini pagi-pagi?" tanya Hendy. Tidak mengira gadis itu akan nekat mendatangi rumahnya. Disaat ia dan Elvira menikmati ketenangan setelah serangkaian peristiwa yang menguras emosi. "Aku ingin bicara dengan kalian. Bolehkah aku masuk?" Hendy memandang istrinya. Elvira hanya memberi isyarat dengan mata. Terserah Hendy. "Silakan duduk!" Hendy mempersilakan seraya meraih lengan sang istri supaya duduk di sebelahnya. "Hen, aku ... aku tidak tahu sama sekali rencana mamaku yang hendak mencelakai Elvira. Sungguh." Suara Herlina bergetar. "Kemarin sore, mamaku ditangkap polis