Diantara sunyi nya malam, Giska terpaksa dibawa pulang kekediaman Andra karena tak berhasil membuka pintu rumahnya Suasana kamar yang hangat dan nyaman, membuat Giska melupakan malam yang dingin mencekam. Wanita itu mengeluh ketika baru saja di rebahkan di atas tempat tidur. Ia tanpa menyadari apapun, bahwa dirinya berada di jangkauan Andra. Hingga secara perlahan Giska membuka matanya, lalu menatap sosok Pria tampan didepan matanya. Untuk sejenak Giska tersenyum dan kembali memejamkan matanya, namun hal yang membuat Andra terkejut ialah, ketika Giska dengan tiba-tiba mencium bibir Andra. Pria itu membelalakkan kedua matanya, merasa tak percaya. Susah payah Andra menahan diri, namun Giska malah dengan mudah memulainya. Sebagai Pria normal, Andra tentu merasakan sesuatu yang menggangg

