Bab 18. Perundungan

1390 Kata

Sebelum rapat dimulai, Andra telah membaca daftar pegawai yang akan maju untuk presentasi, termasuk Giska. " Giska! " Kembali Andra memanggil, hingga membuat Giska tersentak. Ia benar-benar kehilangan fokusnya. " Silahkan! " Katanya sekali lagi. Sejenak Giska menelan salivanya. Ia tentu merasa ragu untuk maju kedepan, karena proposalnya sama dengan yang baru saja Reni bawakan. " Ada apa Gis? Tuan Andra memintamu presentasi loh? " Ujar Reni, yang duduk di sampingnya. " Kenapa lagi dia? Semalam juga begitu. Aneh! " Batin Andra, menyadari sesuatu dari Giska. " Ma-maaf Tuan. Proposal saya belum selesai, " Dengan terpaksa, Giska membatalkan presentasinya. " Ah, baiklah. Kalau begitu, sampai disini saja rapat hari ini. Saya akan memilih proposal yang paling bagus diantara kalian semua. Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN