Paramedis segera mengangkat Elmira ke atas tandu, menekan perban darurat ke luka di perutnya. Tristan mengikuti dari belakang, mendekap Elea yang masih menangis kencang. Dengan langkah cepat, ia naik ke dalam ambulans, duduk di samping Elmira, dan menggenggam tangannya erat. "Kami akan membawanya ke rumah sakit terdekat. Bantu kami untuk tetap berbicara dengannya," ucap salah satu paramedis. Tristan mengangguk cepat, lalu menatap Elmira yang semakin pucat. "Elmira, lihat aku. Aku di sini. Aku tidak akan pergi ke mana-mana. Kamu harus bertahan, untuk Elea." Elmira mencoba tersenyum, meski lemah. "Aku tidak takut ... mati." Kata-katanya tergoda sejenak sebelum Eira kembali berucap, "aku takut jauh darinya ...." "Tidak perlu takut. Aku tidak akan membiarkan apa pun terjadi padamu," Trist

