Fia berjalan menelusur rentetan buku yang disusun bukan hanya berdasarkan penerbit, tapi juga warna dan ukuran. Dari yang tebal dan besar, hingga sangat tipis, bahkan ada yang tipis. Sebelum berangkat bekerja, Leon sudah berpesan kalau Fia bebas mengelilingi rumah Leon. Rumah Leon sangat besar, tapi tidak seperti rumah kebanyakan, rumah Leon terbilang sedikit kuno. Tidak seperti rumah Edward yang di rancang modern. Fia tidak tertarik dengan buku, apalagi buku Leon sebagian besar mengenai sastra, sebagian lagi menggunakan huruf Jepang, membuat Fia semakin tertarik. Fia berjalan kembali mendekati meja kerja Leon. Meja kerja berwarna coklat gelap itu nyaris dipenuhi tumpukan kertas dan beberapa map berwarna coklat. Fia belum terlalu mengenal Leon, ia tidak tau apa pekerjaan Leon sebenarnya,