Dua Jalan untuk Nadine

1775 Kata

“Mine menunggu saja di dalam ya, Ma? Ditemani Uncle tampan ini,” ucap Jasmine bergelayut manja pada kaki Abraham. “Tidak, ayok kita ke bawah da──” “Tidak apa, aku tidak keberatan menemaninya,” jawab Abraham dengan nada suaranya yang datar dan membuat Nadine menciut. “Dimana apartemenmu, Cantik?” bertanya pada Jasmine. “Disana, Unclee! Di sana!” teriaknya sambil menunjuk pada salah satu pintu. Bahkan sekarang Jasmine menarik tangan Abraham untuk melangkah dan berdiri di depan pintu. “Mama, tolong buka dulu pintunya. Mine akan menunggu di dalam saja.” “Memangnya Mama hendak kemana?” tanya Abraham. “Mengambil barang belanjaan yang tertinggal, Uncle. Di bawah.” Nadine masih syok, dan dia masih ingin menolak. Namun ketika Abraham menoleh padanya dan memberikan tatapan tajam, Nadine kemba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN