Terlanjur

1456 Kata

Tidak ada yang bersuara di ruangan itu. Semua diam. Hanya terdengar detak jam dinding yang terasa berbunyi lebih nyaring. Oke, sekarang ini aku sedang berada di rumah Pak Heri. Yang awalnya berniat pergi ke rumah sakit, kami batalkan karena mendengar kabar bahwa Geo sudah pulang. Lega sih, tapi urusan rasa cemas ini belum selesai. Test DNA yang sudah dilakukan sekarang akan dibuka hasilnya. Disaksikan oleh Om Kholis, Tante Sarah, Pak Heri dan juga aku. Awalnya aku gak mau, karena gak enak. Berasa ikut campur urusan keluarga Pak Heri. Tapi Om Kholis memintaku hadir di sini. Kalau Pak Heri sih jangan tanya, sejak direncanakan test DNA aja, dia sudah memintaku untuk selalu ada dalam setiap momen keluarganya. Pengacara Om Kholis membuka hasilnya. Ia menatap semua orang di sini. Terutama Om

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN