Ini Aneh!

1580 Kata

Berasa baru merem sebentar, tahu-tahu udah pagi aja. Suara trang treng trong di dapur membuatku bangun. Berisik amat sih, ada apa ya? Mama juga tumben banget gak bangunin aku pagi ini. Biasanya kalau anak gadisnya masih ngendon di kamar jam segini, mama pasti heboh. Aku mengikat rambutku asal, lalu berjalan terseret-seret menuju dapur. Mataku membelalak tak percaya! Ini seriusan?! Pak Heri lagi masak! "Hai, Put! Udah bangun ya?" tanya Pak Heri. Tangannya sibuk memotong sayuran. Dalam wadah lain sudah tersedia udang mentah yang sudah dikupas. "Wow, Pak Heri masak?" tanyaku lalu duduk sambil menopang dagu. "Hm, kamu harus nyoba masakanku. Enak lho, Put!" Pak Heri mengulurkan tangannya yang memegang sendok berisi hasil karyanya. Aku tentu dengan senang hati menerimanya. Ah bukan, lebih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN