BAB 157. Malam Yang Panjang

1019 Kata

Callista meletakkan cangkir kopi yang masih penuh isinya di atas meja nakas. Niat hati ingin menghabiskan waktu sendirian di balkon sambil menunggu kantuk datang, malah melihat pemandangan yang membuatnya langsung darah tinggi. Tadi saat dia melewati kamar Lilian yang tertutup rapat, dikiranya Lilian sudah tertidur. Ingin mengajak Axel ngopi bareng, tapi dia malas turun ke bawah lagi. Akhirnya memutuskan untuk menikmati secangkir kopi sendirian di balkon. Sampai tak sengaja melihat adegan m3sra Axel dan Lilian. Sekarang dia sudah tidak berminat lagi minum kopi. Sampai lewat lima belas menit lamanya Callista berbaring dengan perasaan gelisah. Membolak-balik tubuhnya dan mencoba memejamkan mata tapi bayangan ciuman panas tadi tidak hilang juga dari isi pikirannya. Akhirnya dia bangkit dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN