Reborn

1087 Kata

Di ruang makan penjara, Claudia duduk dengan punggung tegak. Tangannya bergerak tenang, terukur, seperti semua hal dalam hidupnya sekarang. Di atas nampannya hanya ada makanan yang hambar: sayuran rebus pucat tanpa garam, d**a ayam tanpa kulit, kentang rebus dalam porsi kecil. Tidak ada saus. Tidak ada rasa. Tidak ada kenikmatan. Dulu, Claudia pasti sudah membuang piring itu dengan kesal. Pasti dia sudah memerintah koki pribadinya untuk masak beragam menu, mulai dari ribs sampai macaroni schotel kesukaannya. Dulu Claudia makan untuk kepuasan diri. Sekarang, ia makan untuk berubah dan bertahan. Ia mengunyah makanannya perlahan, menghitung bukan rasa, melainkan fungsi. Protein untuk otot. Karbohidrat untuk tenaga. Vitamin untuk stamina. Tidak lebih. Tidak kurang. Tubuhnya bukan lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN