Di dalam restoran, terlihat Shintia sudah sampai dalam restoran kembali. Ia langsung menuju meja, yang tadinya di tempati Ara dan Reza. Seketika itu, ia merasa kesal, karena ia tidak menjumpai Reza di meja tadi. "Kemana Reza? Apa dia tidak bisa melihat, dan mengerti kode yang kukasih, sih?'' gumam Shintia sedikit keras, tepat di hadapan kedua muda-mudi yang duduk di meja Ara dan Reza tadi. Saat itu juga, salah satu dari muda-mudi itu bertanya sama Shintia. Mengingat, cara bicara Shintia menghadap ke arah mereka. "Maaf ... Mbak ini bicara sama kita, ya?'' tanya gadis kini berdiri tepat di hadapan Shintia. "Tidak, aku bicara sama angin!!'' jawab Shintia kesal, setelah itu ia melangkah ke arah mejanya. Di sana Beni sudah menunggu dirinya, dengan tidak sabar karena hampir lima belas meni