Bab 50

1376 Kata

Sore Hari — Ruang Redaksi Cakrawala News Network Langit Jakarta mulai menguning keemasan. Sisa-sisa hujan tadi meninggalkan jejak basah di jendela luar, memantulkan cahaya matahari sore yang perlahan merambat turun. Di ruang redaksi, kesibukan masih berlangsung, tapi suasananya mulai mengendur—tanda bahwa hari kerja hampir usai. Vanya duduk sendirian di mejanya, menatap layar komputer yang sudah sejak tadi tak bergerak. Kursor berkedip di tengah dokumen kosong, seolah menanti kalimat pertama yang tak kunjung ditulis. Tangannya menopang dagu. Napasnya pelan, matanya memandang jauh menembus jendela kaca. Pertemuan barusan dengan Raisa masih membekas kuat dalam pikirannya. Ia tak pernah menyangka akan mendengar pengakuan itu dari sahabat yang dulu pernah ia anggap seperti saudara sendiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN