Chapter 58 ~ PENYESALAN ORLANDO

1869 Kata

Kerinduan ini yang tidak kubiarkan mati. Lampu ini, cintaku… tidak akan pernah padam, nyala api dari cintaku. Cintaku. Datanglah padaku, cintaku. Sekarang datanglah padaku. Selama lampu ini terbakar… Aku terbakar di setiap pori-poriku dan hatiku. Sekarang datanglah padaku, cintaku. Jarak memisahkan kita… ada rasa sakit dalam perpisahan… mataku merindu tapi kau ada disana… berkilauan, bercahaya… terendam dalam sukacita. Sementara disini, aku terbakar. Sekali lagi, awan hitam… menurunkan hujan dalam lagu gembira yang menggelegar. Angin ribut menerpa lagi… tapi lampuku takkan pernah tersiram. Cintaku, nyala apiku… tidak peduli berapa banyak hujan, badai dan Guntur menyiksamu. Dia sudah gila. Dia begitu naif. Oh ya, dengan hembusan angin akan datang orang yang dia cari. Gairah yang ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN