20.34 "It's oke, brother. Jika bukan kau, aku akan menyesal seumur hidup." Di seberang sana Leo terkekeh. "Itu gunanya sahabat. Selama ini, kau dan Vio selalu ada untukku jadi kenapa harus berterima kasih. Kalian keluarga dan itu benar adanya." ucapan Leo tak hayal membuat Aiden merasa persahabatan mereka begitu istimewa. "Kau benar. Baiklah, jaga istrimu dan aku juga menjaga kekasihku." "Oke, salam pada Vio. Katakan semuanya sudah diurus. Oh ya, aku ingin mengatakan sesuatu em… mungkin nanti saat Vio sudah membaik." "Oke. Salam pada Nona." "Yes." Aiden mematikan panggilan teleponnya kemudian duduk di samping Vio yang tengah berbaring setelah mendapat obat penenang. Vio mendapat trauma dari kejadian tersebut. Dan itu menyakitkan hati Aiden apalagi orang tua nya. Ceklek, pintu terbu

