Ani menuruni anak tangga dengan pelan, lalu mengedarkan pandangannya kesegala penjuru ruangan, mencari di mana Sean berada. "Di mana anak itu?" gumam Ani, bertanya pada dirinya sendiri. "Sean!" Ani akhirnya berteriak, berharap kalau sang cucu mendengar teriakannya. Tadi pagi, Ani memilih pulang terlebih dahulu, dan ia baru saja selesai berbelanja beberapa bahan makanan untuk pesta barbeque nanti malam, menyambut kehadiran anggota baru di keluarga besar mereka. Sean yang sedang asik bermain dengan kucing-kucingnya langsung berlari ke luar dari ruang bermain, di ikuti oleh beberapa anak kucing yang juga ikut berlari mengejarnya. Sepanjang berlari, tak henti-hentinya Sean tertawa, merasa senang karena semua anak kucingnya ikut berlari bersamanya dengan mulut yang terus mengeong

