Vina, Ani, dan Anton sudah berada di dalam ruang rawat inap Sein. Sein masih belum sadar karena efek obat bius yang masih bekerja, Dokter memperkirakan Sein akan segera sadar dalam beberapa menit lagi. Ucapan sang Dokter memang benar, karena kini kelopak mata yang tadinya terpejam sudah terbuka. Berkali-kali Sein mengerjapkan, matanya menyipit saat silaunya sinar mentari menerpa indera penglihatannya. Anton yang sedari tadi duduk di samping Sein langsung tersenyum saat melihat istrinya mulai sadar. Anton menyapa Sein, dan tak lupa untuk memberi sang istri senyuman. "Hai Dad." Sein membalas sapaan Anton Sein dengan suara yang cukup serak. Anton langsung memberi sang istri minuman yang tentu saja sebelumnya sudah tersedia. Ani dan Vina sontak berdiri dari duduknya saat m

