Beberapa menit sebelum kedatangan Sein. Tok... Tok... Tok... Anton yang sedanh fokus bekerja di kejutkan oleh suara ketukan pintu yang cukup nyaring. "Masuk!" Teriak Anton. Tak berselang lama, pintu ruangan Anton terbuka. Anton yang sedang sibuk berkutat dengan tumpukan dokumen lantas mendongak, sebelum akhirnya kembali fokus pada pekerjaannya. "Ada apa Ham?" Ilham lantas mendekati Anton. "Ada yang mau bertemu dengan Bapak," jawabnya sungkan. Padahal ia sudah mendapat pesan dari Anton kalau hari ini, Anton sama sekali tidak mau bertemu dengan siapapun karena ingin fokus mengerjakan pekerjaannya yang menumpuk. Anton kembali mendongak, kali ini dengan alis yang saling bertaut, sekaligus kening berkerut. Anton menatap Ilham dengan raut wajah penuh tanya. Setahunya, hari

