“Hei, bro!” Sapa Agustin pada Dimas yang malam ini baru kembali dari Jepang. “Mana ole-oleku?” Tanyanya. “Aku sedang tidak ingin beramah-tamah denganmu” Ketus Dimas kemudian langsung masuk ke dalam mobil Agustin yang menjemputnya di bandara. “Dasar moody-an” Gumam Agustin seraya menggeleng-gelengkan kepalanya. “Bagaimana kondisi Conradinez?” Tanya Dimas begitu mobil mereka mulai melaju meninggalkan bandara. “Kenapa? Kau ingin menjenguknya?” Tanya Agustin. “Jangan bicara omong kosong” Bantah Dimas. “Lalu?” Tanya Agustin. “Mikaila tidak jadi ikut ke Jepang gara-gara pria itu mengalami kecelakaan” Jawab Dimas emosi. “Jadi, kau kesal karena itu? Karena Mikaila lebih memilih Pak Conradinez dari pada dirimu?” Tanya Agustin yang langsung mendapat tatapan kesal dari Dimas. Sesaat kemudian,