39. Melamar

1514 Kata

Happy Reading “I want you, Levina.” Suara Ethan terdengar serak namun lembut, seperti embusan angin malam yang menenangkan. Kedua tangannya menangkup pipi Levina dengan penuh kasih, ibu jarinya menyusuri lembut kulit halus di wajah wanita itu, seolah ingin mengukir setiap detailnya dalam ingatan. Ia menatap dalam-dalam, menelusuri tiap jengkal mata yang dulu selalu menatapnya dengan hangat. Tatapan mereka bertemu—dan dunia di sekeliling seakan berhenti berputar. Hanya ada mereka berdua, dalam jarak yang begitu dekat, di antara helaan napas yang berpadu. Levina menatap balik dengan mata yang berbinar lembut. Bibirnya bergetar tipis sebelum akhirnya terangkat dalam senyum yang begitu tulus. “I’m yours,” bisiknya, pelan tapi penuh makna—seolah seluruh hatinya tertumpah dalam dua kata i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN