Happy Reading. Sonya melemparkan tasnya ke atas ranjang dengan kasar, suara kulit tas menyentuh kain ranjang terdengar nyaring di kamar yang sepi. Ia duduk di sisi ranjang, menundukkan kepala sambil meremas rambutnya sendiri, hampir menyeret jari-jarinya ke kulit kepala. "Aarrggkk!! Kenapa semua ini tidak adil untuk ku!!" teriak Sonya, suaranya pecah antara amarah dan frustrasi. "Aku juga memiliki hak atas warisan itu! Tapi wanita tua itu… dia mengusirku! Melemparku keluar gerbang seperti aku ini sampah! Aku tidak terima dengan semua ini!!" Ia terus menarik rambutnya, sementara mata yang memerah menatap kosong ke dinding. Rasa sakit di kepalanya bukan hanya karena tindakan fisik sendiri, tetapi karena semua tekanan dan kekecewaan yang menimpa dirinya. Semua masalah ini bermula dari kec

