Happy Reading Ethan mengerutkan keningnya ketika Samuel tiba-tiba meletakkan map berwarna merah di atas meja kerjanya. Suara gesekan map itu di atas permukaan kayu yang mengilap membuat suasana ruang kerja terasa sedikit tegang. Di ruangan itu hanya terdengar bunyi l dari jam dinding dan deru pendingin ruangan yang seolah ikut menahan napas. “Ini hasil penyelidikan anak buahku beberapa hari yang lalu mengenai keluarga Valencia,” ujar Samuel dengan nada hati-hati, seolah apa yang akan ia sampaikan bukanlah kabar yang ringan. “Di data ini tertulis, keluarga itu... tidak ada yang hidup setelah kebakaran besar yang menimpa mereka beberapa tahun lalu. Lalu seluruh aset keluarga jatuh ke tangan adik tiri dari Tuan Fernando Alvaro—ayah Valencia—yang bernama Brian Alvaro. Tapi…” Samuel berhenti

