Happy Reading Bela menguap kecil dan bersandar di bahu suaminya. Rambutnya yang berantakan menutupi sebagian wajah cantiknya, sementara matanya masih berat menahan kantuk. Pagi itu, matahari bahkan belum muncul sepenuhnya di balik jendela besar kamar keluarga Savanier, namun suara putra mereka, Ethan, sudah memecah ketenangan rumah. “Kenapa sih, Nak, pagi-pagi begini kamu sudah ribut sekali?” tanya Morgan dengan nada malas. Ia menyesap cokelat panas di tangannya perlahan, aroma manisnya memenuhi ruangan. Sementara tangan kirinya merangkul bahu istrinya yang masih bersandar di d**a bidangnya. Ethan berdiri di hadapan mereka dengan wajah tegang. Ada sesuatu di matanya yang membuat suasana pagi itu berubah serius. Lelaki itu menatap kedua orang tuanya bergantian, menghela napas panjang se

