Bab 55. Lawan Tak Terduga

2244 Kata

Jingga sudah tidak sabaran ingin segera di kantor papanya untuk tahu kabar tentang kembaran omnya Gala itu. Berharap kali ini bisa dapat titik terang, siapa musuh mereka yang masih abu-abu. Meski sebenarnya dugaan bahwa memang dialah orang di belakang Mars itu sudah dibilang mutlak. Hanya orang yang terhubung dengan mendiang Bramasta akan tahu Ducan mati di tangan Ibra. Lantas, siapa lagi yang punya kepentingan sampai serapi itu memperalat Mars kalau bukan dia. Yang Jingga tidak habis pikir, keluarga Ilham bukan dari kalangan susah. Kakek Gala juga seorang pengusaha, biarpun perusahaan itu maju pesat sejak diwariskan ke Bramasta. Terus kenapa sampai salah satu anak kembarnya diserahkan ke orang lain, meski masih kerabat sendiri? Justru nenek Gala rela merawat bayi hasil perselingkuhan sua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN