52. Skenario

1839 Kata

Sebuah mobil van kampus berhenti di depan sebuah bangunan tua yang masih tampak kokoh meski catnya mulai memudar pada pagi hari itu. Di atas gerbang tertulis “Panti Asuhan Kasih Harapan,” dengan halaman depan yang luas dan beberapa anak kecil berlarian di bawah pohon rindang. Sharon turun pertama, mengenakan kemeja putih longgar yang disisipkan ke celana jins birunya, wajahnya bersih dan cerah meski malam sebelumnya dia kurang tidur. Di belakangnya menyusul Cathy, Samantha, dan Angela, tiga gadis dengan gaya yang berbeda namun sama-sama tampak mencolok dibanding Sharon yang tampil sederhana. Ini adalah bagian dari proyek sosial kampus mereka, sebuah kunjungan dan program donasi tahunan ke panti asuhan yang menjadi mitra fakultas mereka. Sharon, yang dulunya hidup dalam lingkungan keras,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN